
Langsa - Taruna dan taruni Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) menjalani pemeriksaan kesehatan usai 10 hari terjun langsung dalam bakti sosial pemulihan pascabanjir di Kabupaten Aceh Tamiang.
Pemeriksaan dilakukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Aceh di Lapas Narkotika Langsa pada Selasa (20/1/2026) sore.
Pemeriksaan menjadi bagian dari pendampingan Kanwil Kemenkum Aceh terhadap para taruna selama menjalankan tugas kemanusiaan.
Selama berada di Aceh Tamiang, para taruna Poltekpin dikerahkan untuk berbagai kegiatan sosial. Mereka membersihkan Lapas Kuala Simpang, sekolah, hingga rumah warga yang terdampak banjir.
Aktivitas tersebut menuntut fisik dan stamina tinggi. Karena itu, pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan kondisi para taruna tetap stabil setelah menjalani aktivitas berat di lapangan.
Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, konsultasi keluhan kesehatan, hingga pemberian resep dan obat-obatan. Seluruh taruna dan taruni mengikuti pemeriksaan secara bergiliran.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Aceh, Purwandani Pinilihan, mengatakan pemeriksaan ini penting dilakukan setelah para taruna menjalani pengabdian intensif. Menurutnya, kondisi kesehatan menjadi perhatian utama.
“Selama hampir dua pekan para taruna bekerja di lapangan dengan kondisi pascabanjir. Pemeriksaan ini kami lakukan untuk memastikan mereka tetap sehat dan siap melanjutkan tugas,” kata Purwandani.









