
Aceh Tamiang - Puluhan Taruna/Taruni Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) membantu pemulihan wilayah terdampak bencana banjir dan longsor yang terjadi akhir November 2025 dengan melakukan bakti sosial pembersihan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kuala Simpang.
Bakti sosial tersebut dihadiri pula oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Aceh, Meurah Budiman bersama para Kepala Divisi.
Para Taruna Politeknik Pengayoman (Poltekpin) bahu-membahu membersihkan sisa lumpur dan material banjir di area lapas.
Sejumlah titik yang terdampak banjir menjadi fokus pembersihan, mulai dari halaman hingga fasilitas penunjang pemasyarakatan. Aktivitas dilakukan secara gotong royong sebagai upaya memastikan lingkungan lapas kembali bersih dan layak digunakan.
Meurah Budiman menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab terhadap daerah yang terdampak bencana alam.
“Pemulihan pascabanjir perlu dilakukan bersama-sama. Kita berharap kondisi lapas segera pulih sehingga pelayanan dan pembinaan dapat kembali berjalan dengan baik,” ujar Kakanwil Meurah Budiman, Selasa (20/1/2026).
Pada kesempatan yang sama, Meurah juga menyerahkan ekstra fooding atau makanan kepada Taruna Poltekpin. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas keterlibatan aktif para taruna dalam kegiatan bakti sosial.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Aceh berharap pemulihan Lapas Kuala Simpang dapat berlangsung lebih cepat sekaligus menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial, khususnya dalam menghadapi dampak bencana alam.








